Sabtu , 25 Februari 2017
Beranda / Makna Lambang Kodam VII / Wirabuana

Makna Lambang Kodam VII / Wirabuana

Lambang Wirabuana
Lambang Wirabuana
I.      WARNA
  1. Merah          : Melambangkaan keberanian yang menjadi sifat anggota Angkatan Darat.
  2. Putih            : Melambangkan Kesucian, Kebenaran dan jiwa yang tulus dan murni.
  3. Kunig           : Melambangkan keagungan , mulia dan kebesaran.
  4. Hijau            : Melambangkan kesuburan dan kemakmuran yang menjadi cita-cita hidup Bangsa Indonesia.
  5. Hitam           : Melambangkan kejujuran ketegasan dan ketenangan.
II.    MAKNA KATA “WIRABUANA”
  1. Kata Wirabuana berasal dari bahasa Sanskerta yang mengandung tiga pokok kata, yaitu :
a.    Wiwitan yang mempunyai tiga makna : 1)            Permulaan 2)            Timur 3)            Kekayaan tumbuh-tumbuhan atau hasil bumi. b.    Raya, artinya luas dan menyatakan keagungan c.    Buana, artinya bumi serta daerah atau wilayah. Kata “wirabuana” juga berasal dari unsur : 1.  Wira, berasal dari kata perwira yang artinya kesatria atau keperwiraan. 2.  Buana, artinya bumi atau sebagai dari bumi (tanah air) 3.  Dari karya sastra Lagaligo :

a.  Wira, artinya pemberani b.  Buana, artinya tanah atau pulau c.  Wirabuana, artinya orang-orang yang berada di daerah adalah pemberani.

III.    BINTANG
  1. Melambangkan dasar idiologi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni pancasila.
  2. Melambangkan ketinggian cita-cita.
  3. Melambangan identitas TNI AD sebagai perseta dan pengawal setia proklamasi 17 agustus 1945.
IV.   POHON LONTAR.
  1. Mengandung nilai sejarah yang mewakili Kodam VII/Wirabuana
  2. Daunnya dipakai sebagai alat tulis, melambangkan ilmu pengetahuan.
  3. Akar bercabang lima, mengandung makna kekokohan/kekuatan di dalam persatuan dan kesatuan ; menyimbolkan lima butir sumpah prajurit.
  4. Ruas pada batang pohon yang berjumlah tujuh, mengandung makna sapta marga.
  5. Buah lontar yang berjumlah delapan buah, mengandung makna astagatra.
IV.    PERISAI DAN PEDANG
  • Perisai adalah penangkis serangan lawan pada zaman dahulu, mengandung makna selalu waspada dan siap sedia menghadapi segala kemungkinan yang mengacam keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
  • Visualisasi pada perisai terdapat 45 butir putih, mengandung pengertian Proklamasi pada tahun 45
.